Opening

Rabu, 10 April 2013

Pengertian Kurikulum


Kurikulum dalam arti sempit adalah jumlah mata pelajaran yang harus dituntaskan oleh siswa untuk mendapatkan ijazah,ijazah menggambarkan tingkat kemampuan. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa di zaman sekarang, ijazah tidak dapat dijadikan alat ukur untuk tingkat kemampuan seseorang,  karena ijazah bisa saja direkayasa hasilnya.
Kurikulum dalam arti luas adalah bukan hanya jumlah mata pelajaran tetapi bagaimana guru atau pihak sekolah mendorong siswa untuk belajar di dalam maupun di luar lingkungan

Aliran-Aliran Teori Pengetahuan


Pengetahuan itu diperoleh manusia melalui berbagai cara dan menggunakan berbagai alat. Menurut Ahmad Tafsir (2005:24-25) ada beberapa aliran yang mengkaji tentang cara memperoleh pengetahuan tersebut, antara lain aliran Empirisme, Rasiopnalisme, Positivisme dan Intuisionisme yang akan dijelaskan sebagai berikut :
1.      Aliran Empirisme
Kata Empiris ini berasal dari kata yunani ‘Empeirikos’ yang berarti pengalaman. Menurut aliran ini manusia memperoleh pengetahuan melalui pengalamannya. Pengalaman yang dimaksud

Perihal Kebenaran


Secara umum definisi yang standar mengenai kebenaran diartikan sebagai kesesuaian antara pikiran dan kenyataan. Dalam aliran Pragmatisme, John Dewey ( Gallaher,2005:123) menyebutkan bahwa yang dimaksud ‘Kebenaran adalah apa yang membawa hasil’. Suatu pertimbangan itu dikatakan “Benar”, jika telah mencapai hasil yang berguna. Sebaliknya, pertimbangan itu ‘Salah’ jika dengannya dihasilkan hal yang merugikan.
Pada umumnya ada beberapa teori kebenaran, yaitu kebenaran saling berhubungan, kebenaran

Masalah-Masalah Dasar Pengetahuan


Wiramihardja (2006) Mengemukakan ada tiga masalah dasar pengetahuan yang berupa pertanyaan-pertanyaan yang menyangkut : Apakah Dasar atau sumber pengetahuan kita ? Adakah Kemungkinan Manusia mencapai pengetahuan mutlak ? dan Adakah Kemungkinan manusia mengetahui objek diluar dirinya ?
Sedangkan menurut Juhaya S. Pradja (2005:87-88) terdapat tiga persoalan dasar dalam bidang epistemology, yaitu : 1) Apakah sumber-sumber pengetahuan itu ? Dari mana pengetahuan yang

Metode-Metode Pengetahuan


Pengetahuan yang diperoleh oleh manusia melalui akal, indera dan lain-lain mempunyai metode tersendiri dalam teori pengetahuan, diantaranya adalah sebagai berikut :
a.       Metode induktif
Induksi adalah suatu metode yang menyampaikan pernyataan-pernyataan hasil observasi dan disimpulkan dalam suatu pernyataan yang lebih umum. Yang bertolak dari pernyataan-pernyataan tunggal sampai pada pernyataan-pernyataan universal.
Dalam induksi, setelah diperoleh pengetahuan, maka akan dipergunakan hal-hal lain, seperti ilmu

Jenis-Jenis Pengetahuan


Pengetahuan merupakan suatu aktifitas yang dilakukan untuk memperoleh kebenaran. Pengetahuan dipandang dari jenis pengetahuan dipandang dari jenis pengetahuan yang dibangun, dapat dibedakan sebagai berikut :
a.       Pengetahuan biasa ( ordinary knowledge/common sense knowledge ). Pengetahuan seperti ini bersifat subyektif, artinya amat terkait pada subyek yang mengenal. Dengan demikian, pengetahuan jenis pertama ini memiliki sifat selalu benar, sejauh sarana untuk memperoleh pengetahuan itu

Epistemologi


Istilah epistemology berasal dari bahasa yunani, yang terdiri dari dua kata, yaitu episteme yang berarti pengetahuan, dan logos yang berarti pikiran, teori atau ilmu. Jadi, epistemology berarti pikiran atau teori tentang pengetahuan atau ilmu pengetahuan. Istilah lain juga biasa digunakan, yaitu teori pengetahuan (theory of knowledge) atau filsafat pengetahuan (philosophy of knowledge).
Menurut Pedjiadi (2001: 13) epistemology adalah cabang filsafat yang membahas tentang pengetahuan, adapun yang dibahas antara lain adalah asal mula, bentuk atau struktur, dinamika, validitas, dsan metodologi, yang bersama-sama membentuk pengetahuan manusia.
Secara umum, Harold H. Titus ( 1984 : 187-188 ) menyatakan bahwa epistemologi mengkaji tiga persoalan pokok, yaitu sebagai berikut :
1.      Apakah sumber-sumber pengetahuan ? Dari manakah pengetahuan yang benar itu datang dan bagaimana kita mengetahuinya ?
2.      Apakah sifat dasar pengetahuan ? apa ada alam yang benar-benar di luar pikiran kita ? kalau ada, apakah kita dapat mengetahuinya ?
3.      Apakah pengetahuan kita itu benar ( valid ) ? bagaimanakah kita dapat membedakan yang benar dari yang salah?
Menurut Mohammad Muslih ( 2005 : 68 ), tiga persoalan pokok tersebut sekaligus merupakan objek formal dari epistemology, yakni sebagai perspektif dalam melihat objek materialnya, dalam hal ini adalah pengetahuan. Inilah yang kemudian dikenal dengan hakikat pengetahuan, yang tak lain adalah jawaban atas beberapa persoalan pokok di atas.

Istilah-Istilah lain yang setara dengan epistemologi adalah :
a.       Kriteriologi, yakni cabang filsafat yang membicarakan ukuran benar atau tidaknya ilmu pengetahuan.
b.      Kritik pengetahuan, yakni pembahasan mengenai pengetahuan secara kritis.
c.       Gnosiology, yaitu perbincangan mengenai pengetahuan yang bersifat ilahiah ( gnosis ).
d.      Logika material, yaitu pembahasan logis dari segi isinya, sedangkan logika formal lebih menekankan pada segi bentuknya ( Soemargono, 1987 : 5 ). Obyek formalnya adalah hakikat pengetahuan. Setiap filsuf menawarkan aturan yang cermat dan terbatas untuk menguji berbagai tuntutan lain yang menjadikan kita dapat memiliki pengetahuan, tetapi setiap perangkat aturan harus benar-benar mapan. Sebab definisi tentang “kepercayaan”, “kebenaran” merupakan problem yang tetap dan terus menerus ada, sehingga teori pengetahuan tetap merupakan suatu bidang utama dalam penyelidikan utama dalam penyelidikan filsafat ( Sontag, 1984 : 11 )

Cinta Kasih dan Budaya

Dalam uraian terdahulu dijelaskan bahwa cinta kasih merupakan slah satu dari potensi yang dimiliki oleh manusia. Bahwa budaya dan kebudayaan merupakan perwujudan dari seluruh aktivitas tingkah laku manusia baik yang teraga maupun yang tidak teraga (yang nampak dan yang tidak nampak atau yang bersifat material maupun non material).
Pada hakikatnya antara cinta kasih dan budaya atau hubungan atbtara kedua anasir tersebut merupakan suatu jaringan yang saling terpaut. Keterpautannya terletak pada:
1.    Salah satu dari sekian aspek budaya yang tercakup didalam pola kebudayaan antara lain

Pemujaan


Pada garis besarnya pengertian pemujaan mencakup dua aspek, yaitu antara yang memuja dan yang dipuja. Dalam  hal puja memuja, dapat digolongkan menjadi beberapa bagian yakni:
1.    Puja memuja antar sesama manusia
Pada hematnya manusia memuja manusia lainnya disebabkan oleh beberapa faktor. Antara lain pemujaan yang berkaitan dengan perasaan jatuh cinta hingga menyebabkan terjadi

Kemesraan


Kemesraan selalu terkait dengan kasih sayang dan cinta  terasa gersang. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa kemesraan itu merupakan bumbu atau pemanis didalam berkasih sayang.
          Merealisasikan bentuk kemesraan dalam kehidupan manusia, wadahnya antara lain melaui tulisan seperti cerita pendek, novel, syair-syair lagu dan puisi, termasuk juga prosa.
          Jika kemesraan dipadukan dengan keharmonisan (harmoni), maka kemesraan didalam kasih

Kasih Sayang

Kasih sayang merupakan salah satu dari sekian banyak potensi yang dimiliki manusia. Bentuknya abstrak,hanya dapat dirasakan,namun tak dapat disentuh. Kasih sayang yang terdiri dari dua kata;”kasih”dan”sayang”, belum lengkap maknanya jika hanya kasih yang ditonjolkan tanpa sayang. Demikian pula sebaliknya, hanya sayang yang ditampilkan tanpa kasih, rasanya hambar.
Paduan kata kasih sayang dalam konstelasi kehidupan manusia secara universal tidak ditentukan oleh dan berdasarkan strata sosial. Ia(kasih sayang ) itu meliputi seluruh unsur rasa yang dimiliki manusia, sepanjang masih terentang hubungan antara yang menberi dan yang menerima

Jumat, 05 April 2013

Makna Surah Al-Fatihah


Saat membaca surah Al-Fatihah pada waktu shalat, banyak sekali orang yang cara membacanya tergesa-gesa tanpa spasi. Padahal disaat kita selesai membaca satu ayat dari surah Al- Fatihah, Allah menjawab setiap ucapan kita. Maka dari itu sebaiknya kita harus berhenti setiap selesai membaca satu ayat.
Ini sering terjadi dalam shalat berjamaah, seakan ingin cepat- selesai shalatnya.
Dalam sebuah Hadits Qudsi Allah SWT berfirman : ''Aku membagi shalat menjadi dua bagian, untuk Aku dan untuk hambaKu.'' Artinya:

Selasa, 02 April 2013

Definisi Kebudayaan menurut beberapa ahli kemudian mengemukakan asumsi

1.      Dibawah ini merupakan definisi kebudayaan menurut beberapa ahli, yaitu :
a.       Prof. Dr.Koentjaraningrat
Kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar.
b.      Ki Hajar Dewantara
Kebudayaan adalah hasil perjuangan manusia terhadap dua pengaruh kuat, yakni zaman dan alam

Jumat, 15 Februari 2013

LOVE STORY IN COMPANY

One day, a company called office PT Dirgantara. Event of a dispute between several people who worked in the company, and some of these are:
1. Muhammad Rifai as Manager of the Company
2. Rina Putri Sucianti as Secretary
3. Hernita Tri Agustina as a Guest or shareholders Parents Muhammad Rifai)
4. Lisnawatias Office Girl 1
5. Hasmira as Office Girl 2
6. Arifin as a security guard
Dialogue
Morning bright enough to make Lisnawati work with the spirit of the lobby space, she enjoyed the work, wipe the tables are the most routine tasks which she did, but suddenly the manager came over to the newly arrived at the office,
Rifai : "Good Morning Lisna, how are you today?" He said with his trademark smile
to attract women.

Senin, 21 Januari 2013

Surat Kepada Rakyat SulSel

Tentang Pemilihan Gubernur SulSel Yang Akan Dilaksanakan 
 Hari Selasa Tanggal 22 Januari 2013

Rakyat SulSel yang baik hatinya, hari ini kita semua akan menetapkan pilihan, siapa yang kita pilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan periode 2013-2018. Kita hanya menggunakan waktu 1 atau 2 menit untuk mencoblos tanda gambar, apakah nomor 1,2 atau 3. Tapi yang 1 atau 2 menit itu hasilnya kita rasakan selama 5 tahun. Karena itu, berpikirlah dengan tenang, timbanglah dengan cermat, kepada siapa kita jatuhkan pilihan.

Mereka, para kandidat yang kita pilih itu, bukan orang dari negeri antah berantah

Jumat, 18 Januari 2013

DATA DISTRIBUSI PENDAPATAN PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2007-2011


Tabel di bawah ini menunjukkan Distribusi Persentase  pendapatan Produk Domestik Regional Bruto ( PDGB ) menurut lapangan usaha Provinsi  Sulawesi Selatan atas dasar harga konstan 2000 periode 2007-2011 ( % ) Yang diperoleh dari Kantor Badan Pusat statistik Provinsi Sulawesi selatan, yakni sebagai berikut :

DATA PENDAPATAN PERKAPITA PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2007-2011


Tabel di bawah ini menunjukkan  pendapatan perkapita Provinsi Sulawesi Selatan periode 2007-2011 Yang diperoleh dari Kantor Badan Pusat statistiK Provinsi Sulawesi selatan, yakni sebagai berikut :
TAHUN
PDRB PERKAPITA SULAWESI SELATAN
( JUTA RUPIAH )
2007
8,91
2008
10,82
2009
12,57
2010
14,67
2011
16,93

Analisis :
Dari data diatas saya dapat menganalisis bahwa  PDRB perkapita Provinsi Sulawesi

DATA PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2007-2011

Tabel di bawah ini menunjukkan data  pertumbuhan dan perkembangan ekonomi Provinsi Sulawesi Selatan periode 2007-2011 Yang diperoleh dari Kantor Badan Pusat statistik Provinsi Sulawesi selatan, yakni sebagai berikut :

Selasa, 08 Januari 2013

Nasehat

* JAWABAN SEDERHANA SEORANG TUKANG BAKSO *


           Di suatu senja sepulang kuliah, saya masih berkesempatan untuk ngurus tanaman di depan rumah, setelah hampir satu jam saya membersihkan dan menyirami tanaman, terdengar suara tukang bakso dorong lewat.
Sambil menyeka keringat, saya panggil tukang bakso itu dan saya memesan beberapa mangkok

Minggu, 06 Januari 2013

Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ( KTSP ) terhadap sekolah dan guru ( SD, SMP dan SMA )


1.    Terhadap Sekolah
Sebagai tahapan strategis pencapaian kompetensi, kegiatan pembelajaran perlu didesain dan dilaksanakan secara efektif dan efisien sehingga memperoleh hasil maksimal. Berdasarkan panduan penyusunan KTSP, kegiatan pembelajaran yang sebaiknya diberikan oleh sekolah terdiri dari :
1.    Kegiatan Tatap Muka
Untuk sekolah yang menerapkan sistem paket, kegiatan tatap muka dilakukan dengan strategi

Prinsip Desentralisasi Dalam Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ( KTSP )


Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ( KTSP ) adalah kurikulum yang disusun dan dikembangkan sendiri oleh sekolah. Pemerintah hanya membuat standar-standar nasional sedangkan isi kurikulum dibuat oleh Sekolah. Guru diberikan kebebasan mengembangkan indikator penilaian dan materi pokok sesuai dengan karakteristik daerah, lingkungan dan peserta didik. Disini kembali dituntut peran Guru yang amat besar untuk mampu melaksanakan kurikulum

Senin, 31 Desember 2012

Nasehat


#10 Kerusakan dalam Perayaan Tahun Baru#

         Manusia di berbagai negeri sangat antusias menyambut perhelatan yang hanya setahun sekali ini. Hingga walaupun sampai lembur pun, mereka dengan rela dan sabar menunggu pergantian tahun. Namun bagaimanakah pandangan Islam -agama yang hanif- mengenai perayaan tersebut? Apakah mengikuti dan merayakannya diperbolehkan? Simak dalam bahasan singkat berikut :

>>>Sejarah Tahun Baru Masehi
        Tahun Baru pertama kali dirayakan pada tanggal 1 Januari 45 SM (sebelum masehi). Tidak lama setelah Julius Caesar dinobatkan sebagai kaisar Roma, ia memutuskan untuk mengganti penanggalan tradisional Romawi yang telah diciptakan sejak abad ketujuh SM. Dalam mendesain kalender baru ini, Julius Caesar dibantu oleh Sosigenes, seorang ahli astronomi dari Iskandariyah, yang menyarankan agar penanggalan baru itu dibuat dengan mengikuti revolusi matahari, sebagaimana yang dilakukan orang-orang Mesir. Satu tahun dalam penanggalan baru itu dihitung sebanyak 365 seperempat hari dan Caesar

Selasa, 11 Desember 2012

Kunci Sukses

Ada beberapa kunci sukses di bisnis keripik buah dan sayur, yaitu : 1. Tampilan yang menarik Tampilan keripik Anda harus menarik, bersih, tidak gosong. Hal ini bergantung pada : a. Pemilihan bahan yang benar b. Proses penggorengan yang benar c. Menggunakan mesin vacuum frying berkualitas d. Penyortiran dan quality control yang akurat 2. Kemasan produk Anda harus profesional dan menarik Bisa saja anda menjual kripik dalam bentuk kiloan, tapi ini hanya untuk konsumsi agen-agen penjualan. Selain dalam bentuk kiloan, anda juga perlu menjual dalam bentuk kemasan yang rapi. Label yang menarik juga akan memikat hati para pembeli. Untuk keperluan toko-toko, anda bisa menyertakan kontak pemesanan di label kripik. Hal ini perlu, karena pembeli yang tertarik bisa dengan mudah menghubungi anda untuk memesan produk serupa. Sangat dianjurkan untuk memilih kemasan transparan agar tampilan kripik yang sudah menarik ikut mengundang selera calon pembeli. Kami juga menyarankan untuk menyertakan toples-toples besar transparat jika hendak menitipkan ke toko-toko kecil. Produk yang digantung-gantung menggunakan kawat akan terkesan murahan dan mudah hancur karena biasanya untuk mengambil satu kemasan harus meremas kemasan yang lain. 3. Memilih Metode Pemasaran Anda bisa memasarkan kripik buah dan sayur menggunakan cara-cara berikut : a. Membentuk agen penjualan yang akan memasarkan produk-produk anda ke toko-toko kecil, pedagang kaki lima dan pedagang asongan. b. Bekerjasama dengan toko-toko makanan atau restauran dengan menyuplai produk kripik anda. c. Bekerjasama dengan katering-katering d. Merintis peluang ekspor jika produk yang Anda hasilkan cukup banyak.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Mutu Kripik Buah.

Mutu kripik buah yang diperoleh dipengaruhi oleh 4 faktor utama yaitu: 1. Buah segar. Selain keadaan buah segar dan tingkat kematangannya keseragaman jenis buah akan sangat menentukan mutu kripik buah salak. Oleh sebab itu sebelum membeli buah setiap dijadikan kripik, pastikan jenis buah dan tingkat kematangannya sama. 2. Proses Pengolahan. Urutan proses yang harus diperhatikan terutama pada waktu penggorengan dan pengemasan. Waktu menggoreng jangan sampai kurang atau melebihi batas waktu yang ditentukan. Kekurangan waktu akan mengakibatkan kripik menjadi lembek, tidak renyah karena kadar air buah terlalu tinggi sedangkan kelebihan waktu menyebabkan kripik menjadi keras dan gosong. Dalam praktek pengemasan menggunakan perakat listrik (plastic sealer) harus hati-hati, terlalu baser menyetel skala manyebabkan perakat terlalu panas sehingga kemasan justru menjadi sobek sedangkan penyetelan skala yang terlalu kecil mengakibatkan plastik tidak merakat. Kedua hal di atas menjadikan hasil kemasan tidak tertutup rapat sehingga kerenyahan kripik tidak bisa dipertahankan (kripik menjadi cepat lembek). 3. Minyak penggoreng Minyak penggoreng yang menghasilkan wama yang baik adalah minyak kelapa. Selain itu minyak harus dilakukan penyaringan setiap satu rninggu sekali. 4. Peralatan Peralatan untuk proses yang paling menentukan mutu kripik antara lain pisau pengupas/pongiris harus yang anti karat dan alas pengiris sebaiknya telenan kayu yang sudah rata dan bersih atau plastik. Jenis dan ketebalan plastik pengemas juga menentukan mutu dan panjangnya masa simpan kripik.

Cara Pembuatan Keripik Buah dan Sayur

Di bawah ini akan di berikan langkah-langkah dalam membuat keripik buah dan sayur, yaitu : 1. Bahan Bahan yang dapat digunakan setiap membuat kripik pada dasarnya semua jenis buah yang awalnya kadar padatannya tinggi dengan tekstur tidak terlalu lembek dan buah yang tidak terlalu matang. Hampir semua jenis sayur dan buah yang ada di Indonesia dapat diolah menjadi kripik. Setiap mendapatkan kripik sayur dan buah yang berkualitas sebaiknya dipilih jenis buah yang manis, namun rasanya tidak terlalu sepet dan daging buah buahnya tidak terlalu tebal. 2. Alat Alat yang digunakan setiap membuat kripik buah adalah Alat penggoreng hampa (Vacuum Frier) sistern water jet secara fungsional dirancang terdiri dan pompa tabung penggoreng, kondensor yang dilengkapi, pendingin, unit pernanas, dan pengendali operasi. Masingmasing komponen berfungsi sebagai berikut: a. Pompa; merupakan komponen terpenting yang berfungsi setiap menurunkan tekanan udara

B. Persiapan Memulai Usaha Keripik Buah dan Keripik Sayur

Ingin memulai usaha keripik buah dan kripik sayur ? Tentu ada beberapa hal yang harus Anda siapkan agar usaha Anda cepat berjalan dan sukses. Saat Anda ingin memulai usaha keripik buah dan kripik sayur, hal-hal yang perlu Anda siapkan antara lain : 1. Modal Usaha Modal awal untuk memulai usaha ini dialokasikan untuk membeli peralatan / mesin vacuum frying. Kapasitas mesin ideal untuk usaha minimal 5 kg/proses. Memang kami juga membuat mesin dengan kapasitas lebih kecil, namun kalau tujuan untuk usaha sebaiknya yang 5 kg ke atas. Pertimbangannya, biaya operasional mesin 1,5 kg – 5 kg nyaris sama. Anda bayangkan saja, lama menggoreng hampir sama 45 menit, pemakain LPG hampir sama juga, tenaga kerja tentu juga sama. Sehingga berdasarkan pertimbangan efisiensi, maka pilih kapasitas mesin yang 5 kg. Tapi jika Anda punya dana berlebih, silahkan memilih mesin yang kapasitas lebih besar, agar lebih efisien lagi 2. Lokasi Produksi Lokasi produksi digunakan sebagai tempat Anda nanti memproduksi keripik buah dan sayur. Luas ruangan minimal 2×2 m, jika bisa lebih besar tentu lebih baik lagi. 3. Listrik Mesin vacuum fryer yang digunakan untuk memproduksi menggunakan listrik rata-rata 750 watt/ 220 V untuk kapasitas 5 kg PV1 (instalasi listrik minimum berarti 900 watt). Kalau kapasitas 10 kg PV1 2200 watt / 220 V (instalasi listrik minimum rumah Anda berarti harus di atasnya). 4. Bahan Baku Hampir semua buah dan sayur ada di daerah Anda. Anda bisa memproduksi aneka keripik buah dan sayur dengan mudah. Bahan lain yang perlu Anda siapkan adalah minyak goreng dan LPG. Anda bisa memilih minyak goreng yang bermerek jika memungkinkan. Menggunakan minyak goreng tanpa merek yang dijual di pasar bisa saja, hanya kadang kalau minyak gorengnya tidak jernih maka hasil keripik biasanya warna tidak bisa sempurna. 5. Siap Berwirausaha Bagaimanapun juga, saat Anda memutuskan menjadi pengusaha keripik buah dan kripik sayur, Anda harus siap untuk berwirausaha. Ini tentu sama dengan memulai usaha-usaha lainnya. Fisik, mental dan spiritual harus siap meniti jalur entrepreneur.

Peluang Bisnis Keripik Sayur Dan Buah

Apakah anda membutuhkan buah-buahan? Di Indonesia, anda tidak perlu mencarinya dengan susah payah. Indonesia kaya akan buah dan sayur. Berlimpahnya buah dan sayur, terkadang menjadikannya memiliki nilai jual yang rendah. Sebagai contoh, kita bisa mendapatkan buah pepaya dengan berat 5 kg hanya seharga Rp 2000-3000. Murah sekali bukan? Bahkan di daerah tertentu, banyak buah-buahan terbuang percuma dan membusuk, karena tidak termanfaatkan. Salah satu cara untuk meningkatkan nilai jual buah dan sayur adalah dengan menjadikannya keripik sayur dan buah. Dengan menjadikannya keripik, nilai jual buah dan sayur bisa berlipat-lipat. Sebagai gambaran 1 kg keripik pepaya bisa dihargai Rp 65.000. Sementara keripik salak seharga Rp 90.000 / kg. Apalagi, jika kita memproses buah menjadi kripik, maka dia akan lebih tahan lama dan awet hingga berminggu-minggu. Bandingkan jika anda hanya menjual buah saja. Hampir tiap buah dan sayur dapat dimanfaatkan untuk membuat kripik, diantaranya adalah pisang, nangka, salak, apel, mangga, melon, labu, papaya, wortel, kentang, kacang panjang, terung, durian, nanas dan lain-lain. Bisnis keripik sayur dan buah tidak terlepas dari peluang-peluang. Berikut disajikan beberapa alasan atau penyebab peluang bisnis keripik sayur dan buah ini cukup menjanjikan, yaitu : 1. Bahan baku buah dan sayur berlimpah, akibatnya harganya akan sangat murah. 2. Proses pembuatan dan pengelolaan bisnis sangat mudah. Bila anda memiliki mesin Vacuum Frying, maka anda akan mampu menjalankan produksi dengan cepat 3. Keuntungan yang besar dan dapat diperoleh dengan cepat. Modal bisa kembali kurang lebih 6 bulan (untuk mesin kapasitas 5 kg) 4. Buah disukai semua orang. Siapa yang tidak suka buah? Selama ini buah diawetkan dengan bahan pengawet. Dengan digoreng, akan menghasilkan buah yang awet namun tanpa bahan pengawet. Tentu saja orang akan semakin suka. 5. Pasar luas, anda bisa menjual kripik buah ini dimana saja. Anda bahkan bisa membentuk tim penjualan, mengumpulkan pedagang kaki lima dan asongan atau menitipkan produk anda di swalayan ataupun toko-toko makanan. 6. Peluang ekspor terbuka. Sangat jarang dijumpai makanan kripik buah di luar negeri, karena kripik ini lebih awet, tentu memungkinkan untuk dikirim ke manca negara.

Implementasi Kurikulum Eksperensial

Implementasi kurikulum eksperensial yang dikehendaki tak dapat dilepaskan dari peran ujung tombak pelaksana orkestrasi pembelajaran, yaitu guru. Ciri khas yang masih dominan di lingkungan pendidikan adalah bahwa guru memainkan peranan sebagai operator kurikulum dengan kinerja following direction dan sendiri saja. Dengan demikian guru hanyalah pelaksana petunjuk pelaksanaan, ‘pengabar isi buku teks’, termasuk jika isinya kurang akurat, ‘pengangkut’ pokok bahasan yang terkandung dalam kurikulum formal. Dari segi teknis, penampilan kurikulum eksperensial yang kurang bermutu dapat dirunut hingga kurangnya penguasaan salah satu atau lebih dari keempat pilar penopang kemampuan profesional keguruan/ kependidikan yang terdiri atas: a. Materi dan metodologi bidang ilmu sumber bahan ajaran (disiplinary content knowledge); b. Cara memilih, menata serta merepresentasikan materi bidang ilmu sumber bahan ajaran sesuai dengan rujukan kurikuler tertentu (curricular content knowledge) c. Proses belajar siswa yang merupakan kelompok layanan (how students learn); d. Prosedur yang membelajarkan siswa (how to facilitate student learning). Bila demikian, kurikulum eksperensial takkan menjadi komposisi yang menarik pebelajar untuk berperan serta aktif dalam orkestra pembelajaran. Pusat perhatian mereka – mau tak mau – adalah guru yang ‘bermain sendiri’, tak jarang terjadi: dengan berbagai keluguannya. Padahal, rancangan belajar yang disebut kurikulum itu sebenarnya tak hanya merefleksikan isi, melainkan juga bagaimana suatu pembelajaran dilakukan dalam konteks tertentu dan dalam kaitan dengan populasi tertentu (context, analysis, content analysis, target group analysis). Dengan kata lain, kurikulum eksperensial harus digelar secara tepat sehingga berdampak mengundang para siswa untuk tampil sebagai active, social, and creative learners melalui penyediaan lingkungan belajar yang di satu pihak menantang dan menuntut, tetapi di pihak lain juga memfasilitasi dan memberikan pelayanan yang setimpal kepada mereka. Sebagai active learner, siswa harus diberi kesempatan untuk mengamati, berdiskusi, berargumentasi dan berhipotesis serta menguji kesahihan hipotesisnya itu.

Definisi Kurikulum Eksperensiall

Kurikulum eksperensial adalah makna pengalaman belajar yang terhayati oleh siswa sementara mereka terlibat dalam berbagai kegiatan dan peristiwa pembelajaran yang dikelola guru dan atau sekolah. Oleh karena itu, kurikulum eksperensial inilah yang akan membuahkan dampak dalam bentuk perubahan cara berpikir dan cara bertindak para siswa, yaitu ketika kurikulum instruksional diimplementasikan oleh guru sebagai fasilitator langsung pembelajaran (direct mediator of student learning) dalam pelaksanaan tugasnya dari ke hari. Ditinjau dari sudut pandang keberdampakan kurikulum terhadap tingkah laku siswa, pada dasarnya yang eksis hanyalah kurikulum lokal yang berupa pengalaman belajar yang digelar oleh guru dari hari ke hari. Ini berarti bahwa kurikulum formal tidak banyak bicara tanpa penerjemahan yang setia di lapangan. Pada gilirannya, penerjemahan secara setia kurikulum formal menjadi kurikulum eksperensial – tanpa dapat ditawar-tawar – menuntut penerjemahan kurikulum formal hingga menjadi kurikulum eksperensial yang menggelar berbagai pengalaman yang mendidik, yaitu pengalaman yang tidak sebatas mengacu pada substansi, namun lebih kepada proses keterbentukan berbagai pengetahuan, keterampilan dan sikap serta nilai yang tersurat dan tersirat sebagai tujuan utuh pendidikan yang dimaksud dalam KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan).

Kurikulum Operasional

Kurikulum operasional adalah perwujudan obyektif dari ‘niat’ kurikulum instruksional dalam bentuk interaksi pembelajaran segala sesuatu yang dilaksanakan guru, siswa dan bagaimana interaksi di antara keduanya. Keterwujudan kurikulum operasional dapat diverifikasi oleh pengamat ahli sehingga kesesuaiannya dengan hajat yang tertampilkan sebagai tujuan kurikulum formal itu dapat dinilai secara obyektif.

Definisi Kurikulum Instruksional

Kurikulum instruksional adalah terjemahan dari kurikulum formal menjadi seperangkat skenario pembelajaran dari jam pertemuan ke jam pertemuan oleh guru yang bertugas mengimplementasikan suatu kurikulum formal dalam suatu konteks kelembagaan tertentu. Dengan kata lain, kurikulum instruksional adalah kurikulum yang mencerminkan niat para guru sebagai implementator kurikulum.

Kurikulum Formal

Kurikulum formal ialah rancangan di mana aktiviti pembelajaran dijalankan supaya matlamat atau objektif pendidikan dan sekolah tercapai. Ia merupakan satu set dokumen untuk dilaksanakan. Ia mengandungi hal sebenar yang berlaku dibilik darjah dan apa yang telah disediakan dan dinilai. Setiap sekolah ada kurikulum terancang iaitu satu set objektif yang berstruktur dengan kandungan dan pengalaman belajar serta hasil yang dijangkakan. Ia merupakan rancangan eksplisit dan operasional yang dihasratkan, lazimnya dikelolakan mengikut mata pelajaran dan gred, di mana peranan guru didefinisikan dengan jelas (Ornstein, A.C. & Hunkins, F, 1983). Sistem kurikulum formal memang mempunyai beberapa keunggulan. Di antara keunggulan kurikulum formal adalah pembaharuan kurikulum di setiap tahunnya yang langsung ditangani oleh pemerintah dan manejemen yang lebih profesional serta administrasi yang lebih teratur.