Opening

Senin, 21 Januari 2013

Surat Kepada Rakyat SulSel

Tentang Pemilihan Gubernur SulSel Yang Akan Dilaksanakan 
 Hari Selasa Tanggal 22 Januari 2013

Rakyat SulSel yang baik hatinya, hari ini kita semua akan menetapkan pilihan, siapa yang kita pilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan periode 2013-2018. Kita hanya menggunakan waktu 1 atau 2 menit untuk mencoblos tanda gambar, apakah nomor 1,2 atau 3. Tapi yang 1 atau 2 menit itu hasilnya kita rasakan selama 5 tahun. Karena itu, berpikirlah dengan tenang, timbanglah dengan cermat, kepada siapa kita jatuhkan pilihan.

Mereka, para kandidat yang kita pilih itu, bukan orang dari negeri antah berantah
yang kita tidak kenal. Mereka adalah orang yang kita kenal. Bahkan sangat kita kenal, karena mereka telah berkiprah lama sebagai pemimpin. Rekam jejak mereka jelas bagi kita. Buah tangan mereka kita rasakan. Pidato mereka sering kita dengarkan. Gerak-gerik mereka sering kita saksikan. Berbekal semua itu, kita sudah punya cukup banyak bahan pertimbangan untuk menjatuhkan pilihan. Semuanya baik, tapi bagi setiap kita tentu ada yang terbaik untuk kita pilih.
Mari kita memilih yang kita nilai paling prospektif untuk Sulsel yang lebih baik. Mari kita pilih yang paling kita harapkan bisa memenuhi harapan-harapan rakyat Sulsel. Mari kita tunjukkan bahwa kita adalah rakyat yang cerdas. Kita pilih pemimpin kita sesuai dengan harapan kita.
Kita adalah To Malempu’ untuk tidak memilih karena diberi imbalan. Kita adalah To Magetteng untuk tidak memilih karena dibujuk-bujuk. Kita adalah To Warani untuk tidak memilih jika ada yang menakut-nakuti. Kita adalah To Macca untuk memilih berdasarkan penilaian kita sendiri.
Rakyat Sulsel yang baik hatinya. Memilih pemimpin tidak seperti memilih makanan apa yang kita ingin makan hari ini. Jika kita salah pilih, dengan mudah kita mengganti dengan makanan lain. Memilih pemimpin di era demokrasi sekarang ini, jika salah pilih butuh waktu 5 tahun untuk merasakan akibatnya, baru kita bisa menggantinya kembali. Ada pepatah lama mengingatkan kita, sesal dulu pendapatan, sesal kemudian tiada berguna. Rakyat sulsel yang baik hatinya. Sudah pastilah diantara 3 pasangan kandidat kita hanya memilih satu pasangan. Bisa jadi pilihan kita yang memperoleh suara terbanyak dan dinyatakan menang. Bisa juga sebaliknya, Dia kalah.
Jika pilihan kita menang bersyukurlah, semoga memang itu menjadi pemimpin yang baik bagi kita dan negeri kita ini, Sulsel. Jika dia kalah, bersyukurlah juga karena kita telah mematuhi proses demokrasi yang sehat dan damai. Tidak usah kita sakit hati jika pilihan kita tidak menang. Tidak usah kita kecewa, sebab yang menang akan jadi pemimpin kita juga, bukan hanya pemimpin orang-orang yang memilihnya.
Rakyat Sulsel yang baik hatinya. Mari kita pilih pemimpin kita dengan hati yang tulus. Mari kita gunakan nurani kita, bahwa kita memilih karena kita ingin SulSel menjadi semakin baik, menjadi negeri yang maju, yang di Ridhoi Allah. Mari kita  pilih pemimpin yang takut dan taat kepada Allah dan mencintai rakyatnya.
Mari kita pilih pemimpin yang dengan kepemimpinannya, Allah  memuliakannya, bukan menghinakannya sebagaimana Allah berfirman : Katakanlah Wahai Allah pemilik kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa yang engkau Kehendaki. Hanya di tangan-Mu segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu ( Q.S Ali Imran : 26 )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar