Opening

Rabu, 15 Januari 2014

Pentingnya Pembelajaran Remedial



Pembelajaran remedial merupakan kegiatan yang sangat penting dalam keseluruhan program pembelajaran.Melalui program remedial, guru berusaha membantu peserta didik untuk mencapai kesuksesan belajar secara optimal.Remedial merupakan bentuk pengajaran yang bersifat kuratif (penyembuhan) dan atau korektif (perbaikan). Pengajaran remedial merupakan bentuk khusus pengajaran yang bertujuan untuk menyembuhkan atau memperbaiki proses pembelajaran yang menjadi penghambat atau yang dapat menimbulkan masalah atau kesulitan dalam belajar bagi peserta didik.
       Pengajaran remedial mempunyai banyak peranan penting dalam keseluruhan proses belajar mengajar, khususnya dalam mencapai hasil belajar yang optimal.. Beberapa alasan pentingnya pengajaran
remedial, dapat dilihat dari berbagai segi, yaitu:
1.    Warga Belajar ( Peserta Didik )
               Warga belajar ( peserta didik ) ternyata masih banyak yang mendapatkan nilai prestasi belajar kurang. Misalnya: rata-rata yang dicapai masih jauh di bawah ukuran yang diharapkan. Kenyataan menunjukkan pula bahwa setiap peserta didik mempunyai perbedaan individual dalam proses belajarnya. Ada yang berkemampuan tinggi, sedang ada pula yang rendah, sedang-sedang saja, lambat dan cepat.Di samping itu setiap peserta didik mempunyai pengalaman dan latar belakang yang berbeda satu dengan yang lainnya.Di dalam proses belajar mengajar pada umumnya, guru menggunakan pendekatan yang sama, kadang-kadang melupakan perbedaan individual sehingga keunikan setiap pribadi peserta didik kurang mendapatkan pelayanan. Hal ini dapat mengakibatkan peserta didik mengalami kesulitan belajar. Apabila peserta didik dapat kesempatan belajar sesuai dengan pribadinya diharapkan ia dapat mencapai prestasi belajar yang optimal sesuai dengan kemampuannya. Atas dasar hal tersebut pengajaran remedial sangat diperlukan untuk membantu setiap pribadi peserta didik agar mendapat kesempatan memperoleh prestasi belajar yang memadai sesuai dengan kemampuannya.
2.    Pendidik
               Pada dasarnya guru sebagai pendidik bertanggug jawab atas keseluruhan proses pendidikan di sekolah. Hal ini berarti bahwa guru harus bertanggung jawab terhadap pencapaian tujuan pendidikan melalui pencapaian tujuan institusional, tujuan kutikuler dan tujuan instruksional.Kenyataan menunjukkan bahwa peserta didik sebagai individu mempunyai perbedaan-perbedaan.Perbedaan itu berakibat pula pada keberhasilan pesert didik dalam belajar.Terhadap peserta didik yang belum berhasil, seorang guru bertanggung jawab untuk membantu. Supaya bantuan yang diberikan kepada peserta didik dapat berhasil guna, maka harus melalui suatu proses diagnosis dan diakhiri dengan pengajaran remedial. Berhasil tidaknya seorang guru, dapat dilihat dalam kemampuannya melaksanakan proses belajar mengajar yang sebaik-baiknya, sehingga semua peserta didik dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dalam melaksanakan tugas, peranan seorang guru bukan hanya sekedar penyampai pengetahuan kepada peserta didik tetapi juga mempunyai peranan sebagai pembimbing yang harus dapat membantu peserta didik memahami dirinya dan mampu mengatasi hambatan-hambatan di dalam dirinya.Dalam kaitan inilah pengajaran remedial merupakan salah satu upaya yang dapat dilaksanakan oleh seorang guru dalam memberikan peluang besar bagi setiap peserta didik untuk dapat mencapai prestasi belajar secara optimal dan maksimal.
3.    Proses Belajar
               Ditinjau dari segi pengertian proses belajar mengajar, pengajaran remedial diperlukan dalam melaksanakan proses belajar mengajar yang sebenarnya. Pada dasarnya belajar yang sesungguhnya dapat diartikan sebagai sesuatu proses perubahan tingkah laku secara keseluruhan.
Adanya gejala kesulitan belajar merupakan indikasi belum adanya perubahan tingkah laku secara keseluruhan, oleh karena itu masih diperlukan proses belajar mengajar khusus yang dapat membantu pencapaian keseluruhan perubahan tingkah laku sebagai hasil belajar. Dengan demikian dapat dipahami bahwa pengajaran remedial mempunyai peranan yang penting terhadap keberhasilan proses belajar mengajar secara keseluruhan
4.    Pelayanan Bimbingan
               Pada dasarnya pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling merupakan kelengkapan dari keseluruhan proses pendidikan. Melalui pelayanan ini diharapkan setiap peserta didik dapat memahami dirinya, memahami kelebihan dan kelemahannya serta harus mampu mengarahkan dirinya untuk mencapai perkembangan yang optimal.Untuk melaksanakan pelayanan bimbingan dan konseling yang sebaik-baiknya, pengajaran remedial merupakan salah satu bentuk pelayanan bimbingan dan konseling melalui interaksi belajar mengajar.Dengan demikian pengajaran remedial menunjang pelaksanaan bimbingan dan konseling dan sebaliknya pelaksanaan bimbingan dan konseling dapat menunjang pelaksanaan pengajaran remedial.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar