Opening

Selasa, 23 Juli 2013

Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw

A.    Pengertian
            Model pemebelajaran kooperatif model jigsaw adalah sebuah model belajar kooperatif yang menitik beratkan kepada kerja kelompok siswa dalam bentuk kelompok kecil

B.     Langkah-langkah Pelaksanaan
Tahapan kegiatan model pembelajaran kooperatif  tipe Jigsaw adalah sebagai berikut:
1.      Membaca untuk menggali informasi. Siswa memperoleh topik-topik permasalahan untuk dibaca, sehingga
mendapatkan informasi dari permasalahan tersebut.
2.       Diskusi Kelompok ahli. Siswa yang telah mendapatkan topik permasalahan yang sama bertemu dalam satu kelompok atau kita sebut dengan kelompok ahli untuk membicarakan topik permasalahan tersebut.
3.      Laporan kelompok. Kelompok ahli kembali ke kelompok asal dan menjelaskan hasil yang didapat dari diskusi tim ahli
4.      Kuis dilakukan mencakup semua topik permasalahan yang di bicarakan tadi
5.      Perhitungan skor kelompok dan menetukan penghargaan kelompok.
Selanjutnya  langkah-langkah pembelajaran kooperatif tipe jigsaw :
1.      Siswa dikelompokan kedalam 1-5 anggota tim
2.      Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang berbeda
3.      Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang ditugaskan
4.      Anggota dari tim  yang berbeda yang telah  mempelajari bagian / sub bab yang sama bertremu dalam kelompok baru (kelompok ahli) untuk mendiskusikan sub bab mereka.
5.      Setelah selesai diskusi sebagai tim ahli tiap anggota kembali ke kelompok asal dan bergantian mengajar teman satu tim mereka tentang sub bab yang mereka kuasai dan tiap anggota lainnya mendengarkan dengan sungguh-sungguh.
6.      Tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi
7.       Guru memberi evalauasi
8.       Penutup
C.    Kelebihan dan Kekurangan Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw
Adapun kelebihan-kelebihan metode jigsaw adalah sebagai berikut:
1.      Cocok untuk semua kelas/tingkatan.
2.      Bisa digunakan dalam pengajaran membaca, menulis, mendengarkan, atau berbicara. Juga dapat digunakan dalam beberapa mata pelajaran;
3.      Belajar dalam suasana gotong-royong mempunyai banyak kesempatan untuk mengolah informasi dan meningkatkan keterampilan berkomunikasi.

Sedangkan kekurangan metode jigsaw adalah sebagai berikut:
1.      Membutuhkan lebih banyak waktu;
  1. Membutuhkan pengajar yang kreatif.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar